Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Terus Berjalan dalam Proses

Tak ada yang mudah untuk mendapatkan suatu yang diinginkan. Tak pula seringan membalik telapak tangan untuk meraih sebuah impian. Kendati manusia adalah mahluk sempurna, bukan berarti dengan mudah mewujudkan apa yang menjadi impiannya. Manusia boleh berencana. Tapi, Tuhanlah penentu atas apa yang direncanakan. 

Inspektur Jenderal Polisi Rachmat Mulyana

Namun, di sinilah letak permasalahannya. Dalam perjalanan mewujudkan impian, tak sedikit manusia tumbang di tengah jalan. Mereka pasrah, menyerah, dan lebih rela keputusasan membelenggu langkah mereka, yang sejatinya baru satu langkah.
Kemampuan harus bersinergi dengan kamauan. Ada kemauan tapi tidak dibarengi dengan kampuan, akan menghasilkan produk yang nol. Lebih baik ada kemauan, kendati belum mampu, pasti dimampukan.
Maksud dari arahan Irjen Pol Rachmat Mulyana adalah mengajarkan bahwa untuk menggapai impian, tak hanya bermodalkan keinginan saja, akan tetapi juga harus dibarengi dengan kemampuan. Namun, hal yang paling penting dari arahan Inspektur Jenderal Polisi Rachmat Mulyana adalah pentingnya sebuah kemauan ketimbang kemampuan.

Alasannya, sederhana. Jika pun dalam proses mewujudkan impian belum memiliki kemampuan, niscaya kemampuan itu akan diraih dengan seiring berjalannya waktu. Yang terpenting, tidak pernah menyerah dan berputus asa menjalani proses ketika mewujudkan cita-cita. Lagipula, bukankah proses adalah milik manusia dan hasil adalah milik Tuhan? Jika demikian menjadi kesepakatannya, maka teruslah berjalan, berproses, belajar, hingga Tuhan memampukan kita meraih apa yang dicita-citakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *