Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Promoter Mengantarkan Humas menjadi Pilar ke Enam Polri

Promoter Mengantarkan Humas menjadi Pilar ke Enam Polri

Seiring lahirnya globalisasi dan informasi, kebangsaan dalam kebhinekaan di negeri ini mengalami kehangatan. Faktornya, tidak jauh berbeda dengan masa-masa lampau. Hanya saja—yang membedakan ‘suasana hangat’ era kini dengan masa lampau adalah sistem penyebarannya.  Selain ditambah perbedaan pandangan terhadap politik, ‘suasana hangat’ yang masih menyelimuti negeri ini masih seputar hal yang sama; suku, ras, budaya, hingga agama. Terlebih lagi, di era modern yang dimudahkan dengan teknologi dan informasi, sensitifitas yang harusnya dijaga, tak pelak mencuat ke permukaan media. Faktanya, tatanan yang tadinya kondusif, aman, dan nyaman, sontak porak-poranda akibat ulah segelintir manusia yang telah mengoyak ranah sensitifitas yang selama ini telah dijaga. Tatanan kebhinekaan tak pelak ingin dihancurkan oleh isu-isu propaganda yang menjadi viral dan konsumsi umum.

Baca selengkapnya