Polri Membutuhkan Manusia Unggul dalam Terobosan



-Inspektur jenderal Polisi Rachmat Mulyana- 
Manusia-manusia unggul itulah yang mampu bertanggungjawab atas apa yang diamanatkan oleh negara. Manusia yang selalu taat kepada peraturan dan menjalankan dengan sepenuh jiwa, kendati tidak nampak di mata pimpinan
___________

Menjadi pemimpin tak hanya membutuhkan seni kepemimpinan semata. Menjadi pemimpin membutuhkan banyak hal—yang salah satunya—memiliki sumber daya yang pantas dijadikan pemimpin.

Menjadi pempinan itu membutuhkan proses panjang agar layak disebut pemimpin. Untuk menjadi pemimpin dibutuhkan experience dan harus memiliki kemampuan manajemen, sebagaimana inti dari kepemimpinan adalah mengambil keputusan yang memerlukan referensi dan kepekaan.

Menjadi pemimpin harus positioning; mampu menganalisis apa yang terjadi dengan membuat perubahan yang berbeda, tapi tetap dalam ranah positif.

Tentunya, menjadi keharusan dilakukan oleh para pemangku kebijakan untuk menyamakan langkah, menyelaraskan pandangan atas kebijakan sesuai visi Promoter Kapolri. Bahkan, tidak hanya pada pemangku kebijakan hal itu berlaku. Setiap insan Tribrata—dari atas hingga akar rumput wajib menjalankan apa yang menjadi visinya—yang secara otomatis menjadi visi institusi Tribrata.

Semua manusia pasti ingin menyandang gelar profesional. Ingin diakui atas kerja yang telah dilakukan. Begitupun pada hakikatnya manusia di muka bumi ini. Tak ada seorang pun yang rela disebut tidakprofessional maupun kampungan. Terlepas dari hal tersebut,  yang paling penting dan ingin didapatkan manusia adalah kepercayaan yang datang dari luar dirinya.  

Untuk membangun karakter profesional, memang tidak dapat dibangun dalam semalam. Begitupula dengan peradaban yang kini disebut modern, membutuhkan beribu tahun untuk melihat dan merasakan fungsi dari teknologi, yang kini telah menghamparkan berbagai informasi sehingga hoax maupun hate speech pun bertebaran.

Kasus demi kasus yang dirangkai melalui pemberitaan hingga berujung tanggapan,  terus mengalir di pelbagai media. Ke-profesionalis-an Polri pun semakin diuji dengan hadirnya kecanggihan teknologi dan mudahnya mengakses informasi. Kepercayaan publik yang terus diupayakan melalui visi Promoter, menjadi tantangan besar di tengah menggilanya peradaban yang seolah tanpa batas dalam beranggapan.

Menyerah dan pasrah bukan suatu jawaban

Berjalan dan berbenah adalah jawaban atas tantangan berikut pembuktian di tengah tekad polri untuk menjadi institusi yang berisi manusia profesional, modern, dan terpercaya.

Tag ,,,,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *