Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Menyerap Lima Sifat Pemikiran Sun Tzu

-Inspektur Jenderal Polisi Rachmat Mulyana –
Perlakukan anak buahmu dengan kasih sayang. Kendalikanlah mereka dengan disiplin dan hukuman. Jika disiplin telah mendarahdaging, maka mereka akan patuh dan taat. Tapi, jika kedispilinan tidak mendarahdaging, maka mereka tidak akan patuh dan taat
__________________

Pemikiran Sun Tzu tentang ilmu siasat, kepemimpinan, dan pengelolaan, bukan  hanya menggambarkan tentang hakikat perang semata. Jauh daripada itu, pemikiran Sun Tzu juga bisa diterapkan  di dalam manajemen modern.

Meski pemikiran Sun Tzu terlahir di masa lampau,  akan tetapi buah dari pemikirannya masih relevan untuk mengatasi permasalahan di zaman modern, baik itu di kalangan eksekutif pemerintahan, TNI, Polri, dan  berbagai kalangan lainnya.

Relevensi Sun Tzu bagi Polri, bisa disimak melalui pandangannya yang menyatakan, panglima adalah pengawal negara. Jika pengawalannya tidak ada kelemahan, maka negara akan kuat. Jika ada kelemahannya, maka negara  akan lemah.

Terkait pentingnya menyesuaikan diri dengan perubahan dan dinamika sosial-budaya, Sun Tzu menganjurkan agar menjadi pemimpin yang mampu mengatasi perubahan dengan lentur—panglima atau pemimpin harus mampu mengetahui seni  memimpin ‘peperangan’.

Sun Tzu melihat—dapat atau tidak—seorang panglima mengatasi perubahan dengan lentur, sangat bergantung pada individu seorang pemimpin. Pada tataran ini—merujuk pandangan Sun Tzu—tak salah apabila  pimpinan Polri kiranya menyerap inspirasi dari Sun Tzu tentang lima sifat yang saling melengkapi, di antaranya : Tao, Langit, Bumi, Panglima, Sistem.

Tag ,,,,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *